Deli Serdang, metrokampung.com
Beberapa TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dari Malaysia yang terdampar di Perairan Pantai Labu Rabu (10/1/2024) mendapat perawatan dan pengobatan dari pihak Puskesmas Pantai Labu.
Para TKI ini tampak mendapat pengobatan dari perawat puskesmas saat berada di kantor camat setelah di selamat kan pihak Forkompincam dan stake holder lainnya dari pinggiran laut.
Sebanyak 127 TKI yang terdiri dari wanita dan pria termasuk dua balita di turunkan tekong atau nakhoda di pinggiran laut dengan air setinggi 75 cm, sehingga beberapa TKI terluka di bagian kaki terkena terinjak kulit kerang atau duri duri di di pinggiran laut.
Terlihat di posko sementara di kantor camat beberapa TKI memeriksakan luka di bagian kaki, sekaligus memeriksakan kesehatan setelah dua hari terombang ambing di laut Selat Malaka(Malaysia).
Ketua Tim Kesehatan Puskesmas dr Ruth Amelia Panggabean mengatakan kehadiran kami di kantor camat merupakan perintah dari kepal Puskesmas Pantai labu dr Benny L Bukit M.Kes untuk memberi perawatan sekaligus pengobatan bagi para TKI yang terluka akibat turun di pinggiran laut, katanya.
Ini perintah yang spontan karena ada TKI yang terdampar ya langsung kami siap siaga untuk memberi perawatan dan pengobatan dan mengecek kesehatan nya, sebut dokter Ruth Amelia.
Pada kesempatan ini sebagian besar dari TKI kami layani dengan mengecek kesehatan nya sekaligus memberikan obat.
Rata-rata para TKI ini yang berobat mengalami lecet-lecet di kaki dan tangan akibat gesekan saat masih berada di Kapal tongkang yang membawa mereka ke pinggiran laut.
Serta ada juga luka luka di bagian kaki , mungkin terinjak duri atau kulit kerang, ujar dr Rut.
Selain itu ada juga salah satu TKI yang bagian kaki nya luka parah ya kami rujuk juga langsung ke Puskesmas.
Intinya kami berada di sini untuk merawat saudara kita TKI ini yang terluka sekaligus mengecek kesehatannya .(Lubis/MK)