Neon Box Betuliskan 'Hidup Indah Tanpa Narkoba' Heboh di Simalungun, 386 Nagor Terpaksa Sedot Dana Desa Rp8.7 Miliar, Belum Lagi Biaya Listrik

Editor: metrokampung.com

Simalungun, Metrokampung.com
Proyek pembuatan pengadaan papan reklame jenis Neon Box bertuliskan: Hidup Menjadi Indah Tanpa Narkoba, LPMN, PPK, BABINSA, Karang Taruna, BUMNAG dan tulisan paling bawah POSYANDU, sudah berdiri disekitar 50% Nagori (Desa) dari 386 Nagori se Kabupaten sinalungun.

Parahnya, proyek neon box berukuran kecil dan hanya sekitar 1.5 x 1/2 meter ini dipatok dengan harga Rp22.7jt. Dialas dengan tiang penyangga berbentuk tembok penyangga sekitar 1/2 meter. Maka jika dikalikan dari jumlah, 386 Nagori  x 22.7jt/Neon Box maka jumlahnya sangat Fantastis Rp.8.762.200.000.

Demikian disampaikan S Sinaga (56) di Nagori sipangan Bolon Induk, Kecamatan Girsang sipangan Bolon, Kabupatem Simalungun, Rabu (8 Mei 2024).

Banyak yang menilai proyek ini terlalu menghambur-hamburkan uang Negara, dan kurang bermanfaat bagi warga Desa, yang sangat membutuhkan Pupuk, perbaikan jalan, atau sembako lainnya demi kebutuhan hidup sehari-hari. Katanya.

"Sinaga juga mengatakan, anggaran untuk pembangunan Neon Box tersebut tidak pernah dibahas didalam musyawarah desa,  masyarakat juga tidak mengetahui apa fungsi Neon Box ini, namun tiba-tiba neon box itu sudah terpasang di depan Kantor Pangulu," ujarnya.

Selain pembangunan Neon Box yang menghabiskan anggaran Dana Desa, secara tiba-tiba yang juga diluar hasil musyawarah desa, juga timbul secara mendadak seperti anggaran pengadaan buku perpustakaan dan pengadaan Alat Pemadam Kebakaran (Apar) dengan anggaran Rp 8-10 juta. 

“Kami juga menduga menilai pembangunan Neon Box dengan pagu anggaran 22.700.000 di 386  Nagori ditambah pengadaan buku perpustakaan dan pengadaan Alat Pemadam Kebakaran (Apar) yang dianggarkan Rp 8-10 juta diduga merupakan proyek titipan dengan modus baru sedot Dana Desa, dan kami dengar, Proyek ini bersinggungan dengan instansi APH lainnya.

Sementara pendamping Desa Kecamatan Girsang Sipangan Bolon B. Simbolon dan pendamping Desa Kecamatan Dolok Panribuan B. Dabukke menyebutkan, anggaran pembangunan Neon Box di sejumlah desa diluar hasil Musdes dan merupakan instruksi salah satu instansi lain kepada para Kepala Desa. "Takut jadi bumerang, Pihak Nagoripun sudah lebih awal mentransfer Rp22.7 Jt kepihak rekanan, walaupun proyeknya belum dikerjakan. Daripada Desa ini didatangi terus,Ketus mereka.

Dari pengakuan internal sejumlah Pangulu Nagori saat dimintai keterangannya menjelaskan, bahwa proyek Neon Box tidak ada dimuat dalam APBDes dan bukan hasil Musdes “Itu merupakan salah satu dari sekian program titipan dan semuanya instruksi dari Pemerintahan Kabupaten Simalungun, dan bisa ditanya kepada salah satu Kabid BPMN Simalungun, Kennedy Silalahi, Ujarnya.

Jadi karena intruksi dari instansi Pemerintahan Kabupaten Simalungun dan proyek neon box harus dilaksanakan melalui rekanan yang telah dihunjuk maka anggaran Neon Box, Rp 22.700.000 DD 2023,  langsung ditranfer ke rekanan rekanan melalui rekening desa," Ujar sejumlah Pangulu Nagori.(ss/mk)
Share:
Komentar


Berita Terkini