Toba, metrokampung.com
"Guna menjaga ketahanan infrastruktur air dan melindungi masyarakat dari bencana longsor, Perum Jasa Tirta I melakukan pembangunan perkuatan tanggul Sungai Bolon Desa Narumonda Kabupaten Toba Sumut Tahun Anggaran 2024.
Upaya Perum Jasa Tirta dalam pembangunan perkuatan tanggul Sungai Bolon merupakan penutupan untuk mencegah perluasan area longsoran pergeseran tanah secara berkala dan memastikan stabilitas area terdampak
kerusakan tanggul saluran Sungai Bolon, "ungkap Parlin Marpaung kepada wartawan Kamis (3/3/2025).
Pembangunan Check Dam Muara Sungai Bolon dan Pembangunan Perkuatan Tanggul Muara Sungai Bolon yang menelan biaya Rp. 39.813.413.400 dengan Tender Umum Pascakualifikasi Metode Kualitas dan Biaya 2 File
Pendaftaran : 01 April 2024, 08:00 - 19 April 2024, 17:30" tampak telah rampung.
"Pembuatan tanggul dan normalisasi sungai menjadi program Pemerintah bersama Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai upaya penanganan banjir dan mencegah perluasan area longsor.
Perum Jasa Tirta I melakukan langkah terkait penanganan banjir yang melanda beberapa wilayah pada Sungai Toba Asahan. Salah satunya melakukan normalisasi dan pembuatan tanggul secara permanen, "cetus Parlin.
Seperti diketahui, tingginya curah hujan akan menyebabkan jebolnya tanggul sungai yang menggerus sedimen tanah, yang berdampak kerugian besar kepada masyarakat petani di area bantaran Sungai Bolon Kabupaten Toba Sumut, "hal ini dikatakan Kades Narumonda I Perri Marpaung di kutip Kamis petang (3/3/2025).
"Ditambah lagi kondisi Gunung yang mulai gundul di hulu Sungai Bolon dapat mengakibatkan debit atau air limpasan Sungai Bolon menjadi besar, memicu banjir yang memanjang pada dua Kecamatan yakni Kecamatan Silaen dan Kecamatan Siantar Narumonda Kabupaten Toba.
"Untuk meminimalisir hal tersebut, Kades Perri memohon kepada PT Inalum, serta Perum Jasa Tirta I untuk melakukan program konservasi lebih lanjut lahan-lahan kritis, melalui pendanaan CSR,” terangnya.
Upaya normalisasi Sungai Bolon selanjutnya, Perri berharap agar PT Inalum dan Perum Jasa Tirta I meningkatkan normalisasi hingga ke hulu Sungai Bolon. "Dengan adanya kegiatan normalisasi Sungai Bolon, akan berdampak dengan kenyamanan pertanian masyarakat sekitar bantaran Sungai Bolon, "pungkasnya".(e/mk)